Nurush Sholihin Islamic School kembali membuktikan kualitasnya sebagai sekolah yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing tinggi. Dalam ajang bergengsi Madaris Camp Fest 2026 yang digelar pada 16–18 September 2026 di Batalyon Parako 471 Pasgat (Prajurit Trisula) Lanud Iswahjudi Magetan, kontingen pramuka sekolah berhasil memborong piala dan mengharumkan nama almamater.
Lewat perjuangan sengit, ketelitian tinggi, dan kerja sama tim yang solid di arena kompetisi, para siswa berhasil menyabet dua gelar juara:
Kegiatan perkemahan selama tiga hari di markas prajurit baret jingga ini memberikan pengalaman berharga bagi para peserta. Tidak hanya menguji ketangkasan fisik dan kecerdasan strategi, tetapi juga melatih kemandirian, kedisiplinan militer, serta jiwa kepemimpinan generasi muda.
Pramuka, Perkemahan, dan Nilai Islami
Dalam Islam, kegiatan luar ruangan dan latihan ketangkasan seperti kepramukaan memiliki nilai spiritual yang mendalam. Perkemahan bukan sekadar agenda berkumpul, melainkan sarana tadabbur alam sekaligus tempat menempa diri (riyadhah) agar menjadi pribadi yang tangguh secara fisik, mental, dan spiritual.
“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada Mukmin yang lemah, meskipun pada masing-masing ada kebaikan.” (HR. Muslim)
“Dan persiapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi…” (QS. Al-Anfal: 60)
Semangat kepramukaan mengajarkan bahwa kedisiplinan, ketangguhan, dan kebersamaan adalah bagian dari pengamalan nilai-nilai Islam. Lewat perkemahan, para siswa belajar cara bertahan, bekerja sama, serta mencintai ciptaan Allah.
Selamat kepada seluruh kontingen dan pembina yang telah berjuang keras! Keberhasilan ini membuktikan bahwa generasi Gen Z dan Gen Alpha Nurush Sholihin mampu tampil cerdas, berprestasi, dan tetap memegang teguh karakter Islami di mana pun berada. Keep shining and stay inspiring!


![]() |
Nanang Muswarianto, M.Pd.IKepala Sekolah
|