Wednesday
21 January 2026
MTs Nurush Sholihin
30 Sep 2025, 08:45 am

PERINGATAN G30S PKI TAHUN 2025

Setiap tanggal 30 September, bangsa Indonesia berhenti sejenak untuk mengenang salah satu episode paling kelam dalam perjalanan sejarahnya: Gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI). Ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah momen refleksi mendalam bagi kita semua, terutama bagi generasi penerus bangsa.

Apa yang Terjadi pada 30 September 1965?

Pada malam tragis tersebut, terjadi sebuah upaya kudeta yang didalangi oleh Partai Komunis Indonesia (PKI). Gerakan ini ditandai dengan aksi penculikan dan pembunuhan keji terhadap tujuh Perwira Tinggi TNI Angkatan Darat di Jakarta. Mereka adalah:

  1. Jenderal TNI Ahmad Yani
  2. Mayor Jenderal TNI R. Soeprapto
  3. Mayor Jenderal TNI M.T. Haryono
  4. Mayor Jenderal TNI S. Parman
  5. Brigadir Jenderal TNI D.I. Panjaitan
  6. Brigadir Jenderal TNI Sutoyo Siswomiharjo
  7. Lettu Czi Pierre Tendean (Ajudan Jenderal A.H. Nasution yang menjadi korban salah sasaran)

Jasad mereka ditemukan di sebuah sumur tua di daerah Lubang Buaya, Jakarta. Atas jasa dan pengorbanan mereka dalam mempertahankan ideologi negara, mereka dianugerahi gelar Pahlawan Revolusi.

Mengapa Kita Harus Mengingatnya?

Peringatan G30S/PKI bukan bertujuan untuk membuka luka lama atau menebar kebencian. Sebaliknya, ada pelajaran berharga yang harus kita petik:

  1. Kesetiaan pada Pancasila: Peristiwa ini adalah bukti nyata adanya ancaman terhadap Pancasila sebagai dasar negara dan falsafah hidup bangsa. Mengingatnya adalah cara kita meneguhkan kembali komitmen untuk menjaga dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila.
  2. Pentingnya Persatuan dan Kesatuan: Tragedi ini dipicu oleh perpecahan dan konflik ideologi yang tajam. Ini mengajarkan kita betapa mahalnya harga persatuan dan betapa berbahayanya perpecahan bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
  3. Menghargai Jasa Pahlawan: Kita mengenang dan mendoakan para Pahlawan Revolusi yang telah gugur demi mempertahankan kedaulatan bangsa. Semangat rela berkorban mereka harus menjadi teladan bagi kita semua.

Sikap Kita Sebagai Pelajar

Sebagai generasi muda, cara terbaik untuk memperingati peristiwa ini adalah dengan:

  • Belajar Sejarah: Memahami sejarah bangsa dengan benar agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang salah atau ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.
  • Mengamalkan Pancasila: Menerapkan nilai-nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah, rumah, dan masyarakat.
  • Menjadi Agen Persatuan: Menolak segala bentuk provokasi, berita bohong (hoax), dan ujaran kebencian yang dapat memecah belah bangsa.

Mari kita jadikan peringatan 30 September ini sebagai momentum untuk memperkuat jati diri kita sebagai bangsa yang ber-Pancasila. Kita kenang jasa para pahlawan, kita rawat persatuan, dan kita jaga Indonesia selamanya.

#MengenangG30S #PeringatanG30S #PancasilaAbadi #PahlawanRevolusi #SejarahIndonesia #MenolakLupa

This article have 0 Comment

Leave a Comment

 

SEKOLAH

MTs Nurush Sholihin

Jl. Raya Parang - Magetan KM. 1 Ds. Tamanarum Kec. Parang Kab. Magetan

Nanang Muswarianto, M.Pd.I

Headmaster